Oleh: Azwar Tahir
Reli PKS Sulsel
Nama lengkapnya Ahmad Dhiya Ulhaq. Baru-baru ini, Dhiya, panggilan akrabnya, mendapatkan amanah besar. Selaku Ketua Garuda Keadilan (GK) Sulawesi Selatan. Dilantik langsung oleh Mustofa Farouq, Ketua GK Pusat. Tentang GK, ini bisa disebut organisasi sayap PKS yang dihuni anak-anak muda. Dhiya misalnya, kelahiran tahun 2000.
Saat Konsolidasi Pemenangan Anggota Pelopor PKS lalu, dari bangku peserta sempat dapat testimoni dari Ketua DPD PKS Gowa, Ustadz Suardi Balla, tentang Dhiya. Bahwa Dhiya anaknya ulet bekerja, tidak gengsian. Dan ternyata saat dilantik Dhiya status pengantin baru.
Dhiya yang bekerja sebagai wirausahawan sekaligus content creator punya banyak pengalaman organisasi. Mulai dari Anggota KFI Makassar, Script Writer untuk Klas Film Studio, CMO Yes Go Indonesia. Founder Rumah Creator Yoosh ini juga Kabid Humas Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Sulawesi Selatan dan Jaringan Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (JPRMI) Sulsel.
Konsekuensi jadi simbol milenial PKS di Sulsel, Dhiya harus siap kolabs dengan ikon-ikon pemuda lainnya. Kemarin malam, Dhiya dan pasukan GK Sulsel meet up dengan Andi Amar Ma’ruf. Andi Amar adalah putra Andi Amran Sulaiman, eks Menteri Pertanian yang juga kakak kandung Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. Ketemuannya di AAS Building, Panakkukang, Makassar.
Kita ulas sekilas tentang Andi Amar. Sarjana Ekonomi Universitas Hasanuddin (Unhas) dengan IPK 3,92. Mampu berkomunikasi dalam Bahasa Arab, Inggris, dan Jepang. Andi Amar juga bergerak di bidang bisnis. Di antaranya owner Syirkah Studio, Komisaris PT. AAS Mineral Mandiri, dan Direktur PT. Penambangan Nikel AASDIN.
Dhiya tumbuh besar di lingkungan aktivis politik. Sementara, Andi Amar di circle pengusaha-birokrat. Tentu kolaborasi keduanya ditunggu.
Anak-anak muda Sulsel perlu tudang sipulung, menyatukan potensi masing-masing untuk membangun daerah mereka. Itu salah satu alasan mengapa meet up antara Dhiya dan Andi Amar menarik.
Apa saja yang didiskusikan? Kata Dhiya bahasannya random. Selain perkenalan Garuda Keadilan (GK), ada topik Meta, Crypto, anak muda yang alergi politik, anak muda yang tak percaya diri kemukakan gagasan karena ekonominya lemah, trend malas gerak (mager), e-sport dan tak ketinggalan soal kolabs, ada rencana kerjasama konten podcast. Milenial pokoknya!
Kita doakan Dhiya dan kawan-kawannya di Garuda Keadilan Sulsel terus mengepakkan sayapnya!
~


0 Komentar