Data Evello, Silver Play Button YouTube dan Komunitas Kreatif PKS



Paradigma kehumasan kader PKS dan pemberitaan yang murah meriah.

8 Desember 2021. Evello, perusahaan penyedia layanan Big Data, menempatkan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di rangking pertama sebagai partai politik dengan jumlah pemberitaan terbanyak dengan 6.726 artikel. Disusul Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) di urutan kedua dengan 5.773 artikel (selisih 953 artikel dengan PKS), dan posisi ketiga Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebanyak 4.779 artikel (selisih 1.947 dengan PKS). Data dikumpulkan selama periode 1 Juni hingga 7 Desember 2021. 

Alhamdulillah. Sangat menggembirakan tentunya bagi keluarga besar PKS. Mengingat partai yang saat ini menjalankan fungsi check and balances via jalur oposisi ini, bukanlah partai yang memiliki suntikan dana besar yang bisa mendongkrak pemberitaannya di media massa dengan seketika. Rasanya, peran para kadernya lah yang memiliki andil signifikan dalam memainkan orkestrasi kehumasan PKS. Memang ada semacam paradigma di internal PKS, bahwa “semua kader adalah humas”. Peran kehumasan yang “melekat" ini berkontribusi dalam melahirkan pemberitaan yang bukan hanya massive tapi asyiknya low cost. Konten-konten “siap tayang” diramu sedemikian rupa di “dapur-dapur humas” PKS baik pada level DPP, DPW, maupun DPD (bahkan mungkin hingga level DPC dan DPRa di daerah dengan jumlah kader yang banyak). Konten inilah yang kemudian disebarluaskan via jejaring media sosial pribadi kader.

Tidak dipungkiri, figur atau tokoh memiliki kontribusi dalam meramaikan pemberitaan media massa lewat pernyataan di media, kunjungan atau reses bersama konstituen, atau kiprah di lapangan. Tapi, PKS, bukan tipikal partai yang bertumpu pada figur melainkan kolektivitas. Umar S. Bakrie, Direktur Lembaga Survei Nasional (LSN) pernah memberikan testimoninya di Republika (21 Mei 2015) bahwa:

“PKS tidak bergantung pada figur atau pemimpin atau dewan syuro, partai ini memiliki kader dan sistem”

PKS melalui kanal PKS TV menjadi partai politik pertama di Indonesia yang mendapatkan Silver Play Button dari Youtube. 

Statistik Evello bukan yang pertama. 7 Juni 2021. Ahmad Syaikhu, Presiden PKS, menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota PKS dan masyarakat yang telah memencet tombol “Subscribe” kanal Youtube PKS TV. 

“Ini adalah penghargaan dari YouTube kepada PKS TV yang telah mencapai 100.000 pelanggan (Subscribers). Saat ini, PKS TV menjadi satu-satunya TV partai yang mendapatkan penghargaan ini,” tuturnya.

Sekali lagi, PKS bukan partai berkantong tebal. Saat tulisan ini diketik, subscribers PKS TV telah mencapai 168 ribu. Sebagai perbandingan, Gerindra 99 ribu, PDIP 15,7 ribu dan Nasdem 12,6 ribu subscribers. Kok bisa? 

Mengintip Kelakuan Komunitas Kreatif PKS


Banyak faedahnya jika kita coba sedikit lebih dalam mengenal PKS. Partai yang sejarah kelahirannya berkelindan dengan gerakan reformasi ini termasuk organisasi yang meraup untung dari talenta anggotanya yang beraneka macam. Jika Anda masuk ke tautan https://pks.id/komunitas/ (dari website resmi Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS), lalu scroll ke bawah, Anda akan menemukan  "Pilih Komunitas”. Di situ, ada 5 opsi yang siap menampung kemauan belajar atau minat bakat Anda. Tentunya, jika Anda tipe orang yang gemar berorganisasi, Anda akan terhubung dengan orang - orang serupa di network PKS yang tersebar di seantero nusantara plus manca negara. Opsi pertama adalah videografi dengan wadah pengembangan PKS TV. Kedua, ada desain grafis (PKS Art). Ketiga, digital (Sekolah Digital). Keempat, penulis (Relawan Literasi). Dan kelima, bagi anda yang suka fotografi (PKS Foto). Anda tertarik kembangkan skill nomor berapa?

~

Azwar Tahir
Relawan Literasi PKS Luwu Timur

Posting Komentar

0 Komentar