| Aksi Relawan PKS membersihkan Masjid Agung Banten |
Oleh: Imam Maulana
Sebagai partai politik, PKS telah memberikan pendidikan demokrasi yang baik di negeri ini sebagai partai oposisi. Disaat mayoritas partai politik merapat ke Istana Negara dan mendapat jatah kekuasaan, PKS justru semakin mesra bersama rakyat, lantang memperjuangkan suara rakyat, dan tidak pernah absen menolak berbagai kebijakan pemerintah yang dianggap tidak sejalan dengan keinginan rakyat.
Selain dikenal sebagai Partai Oposisi, PKS juga kerap disebut sebagai Partai Pelayan Rakyat. Sebutan tersebut tidak lahir dari bualan narasi-narasi kosong, slogan tersebut justru muncul secara organik dari hasil kiprah PKS di bidang sosial sejak awal kemunculannya pada tahun 1998 hingga hari ini.
Mirip lembaga sosial, PKS selalu berupaya terdepan dalam membantu masyarakat ketika terjadi bencana alam. Seperti bencana banjir yang baru saja terjadi di daerah Kota Serang dan sekitarnya, PKS kembali mengerahkan kader-kadernya terjun ke titik-titik lokasi bencana dan posko pengungsian warga.
Hari pertama banjir Kota Serang (1 Maret 2022), posko-posko bantuan PKS dengan sat-set terbentuk di setiap kantor DPC PKS yang tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Kota Serang, dan posko induk yang berlokasi di kantor DPW PKS Banten. Relawan PKS secara bergiliran diterjunkan untuk melakukan evakuasi, mendata kebutuhan, dan langsung menyalurkan bantuan.
Bahkan kemarin kader-kader PKS Banten ramai-ramai membersihkan area Masjid Agung Banten yang terdampak banjir. Tidak hanya itu mereka juga menyempatkan berziarah ke makam sultan Banten sebagai penghormatan kepada ulama dan pejuang yang telah berjuang membangun Banten.
Sebagaimana kita tahu, awal bulan Maret tahun ini menjadi hari kelabu bagi masyarakat Kota Serang dan sekitarnya. Alih-alih sukacita menyambut bulan suci Ramadhan yang tinggal sebulan lagi, justru harus dihadapkan dengan musibah banjir yang menenggelamkan beberapa daerah di sekitar empat kecamatan yang ada di Kota Serang. Kabarnya, banjir ini merupakan banjir terbesar sepanjang sejarah.
Menurut data yang disebarluaskan oleh BPBD Kota Serang, terdapat 4.357 rumah rusak, 7 orang korban hanyut dan meninggal dunia, 10.155 orang warga yang mengungsi, kemudian terdapat dua titik longsor yang berada di Jalan Takari Kelurahan Cilowong, Kecamatan Taktakan, dan Lingkurngan Puri Angsoka, Kelurahan Kasemen, Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Serta ada sekira 79 titik lokasi banjir. Tidak hanya itu, banjir kali ini juga menerjang area Masjid Agung Banten Lama yang merupakaan masjid kebanggaan warga Banten.
Bukan hanya kali ini, PKS memang paling sat-set untuk urusan bantu-bantu masyarakat.
Semoga khidmat PKS kepada rakyat berbuah manis di Pemilu 2024, sehingga kelak makin besar lagi yang bisa dilakukan PKS untuk rakyat negeri ini.

0 Komentar