Sisa senja masih jingga di langit abu-abu Temanggung yang sebentar lagi didekap malam. Dingin menyeruak lebih tajam, di masa mbakon, musim panen tembakau seperti ini. Bila pandemi tak membekap biasanya kaki akan ringan melangkah untuk menyambangi Elynawati atau yang biasa dipanggil Elyna. Meski tak bisa bertatap muka langsung, kecanggihan teknologi menjadi perantara ngobrol sore ini.
Elyna merupakan putri asli Temanggung kelahiran 25 Desember 1985. Sudah dua periode dipercaya oleh konstituen sebagai anggota DPRD Kabupaten Temanggung dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Usianya baru 27 tahun saat mengemban amanah di parlemen. Meski usianya masih muda saat awal menjadi anggota DPRD, ia dipercaya menjadi sekretaris Komisi D. Pada periode kedua, istri dari Gery Setiawan ini masuk ke dalam komisi B.
Perjuangan di Parlemen
Pada kesempatan ini Elyna menyampaikan pengalaman yang sangat berkesan, yakni saat berjuang untuk honor daerah bagi guru tidak tetap (GTT) baik yang di sekolah swasta maupun negeri. “Tahun 2017, kami memperjuangkan honor daerah bagi GTT saat itu. Setelah goal, masih ada PR lagi yakni memperjuangkan PAUD dan KB supaya masuk. Sebab awalnya yang masuk hanya GTT SD, SMP. TK, KB tidak masuk.”
Elyna melanjutkan, “Untuk memperjuangkan hal tersebut kami bahkan harus mengubah Perda. Perjuangan tersebut diwarnai demo Forgut, PGSI, dan sebagainya. Alhamdulillah akhirnya ada honor daerah bagi guru PAUD dan KB,” Ibu dari satu anak ini merasa puas dan bahagia bisa memperjuangkan dari awal hingga akhirnya berhasil.
Batik Aren Ketitang
Meski telah menjadi anggota DPRD, Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPD PKS Temanggung ini tetap berkiprah di tengah masyarakat. Sejak memutuskan kembali ke Temanggung dari kuliah di Universitas Negeri Semarang, ia telah mendirikan TPQ, mengikuti yasinan, mengisi taklim, mendirikan sekolah jenjang SMP. Bahkan dua tahun ini menjadi Ketua Tim Penggerak PKK Ketitang, istri Kepala Desa Ketitang ini menginisiasi Batik Aren Desa Ketitang. Prestasinya ini membawa nama harum Ketitang hingga diliput media televisi.
“Ketitang merupakan desa yang penghasilan utamanya dari pertanian dan perkebunan namun sebenarnya mempunyai potensi yang bagus untuk mengenalkan khazanah Ketitang yakni aren. Maka kemudian saya dan tim PKK menyelenggarakan pelatihan membuat batik. Alhamdulillah respon masyarakat bagus dan jadilah batik Aren Ketitang yang sekarang menjadi khazanah Ketitang dan penghasilan tambahan bagi warga,” jelas istri Kepala Desa Ketitang ini dalam wawancara yang dilakukan oleh media televisi.
Penulis Produktif
Meski padat aktivitas, Elyna masih meneruskan kegemarannya sebagai penulis. Tercatat ada lima novel dan satu antologi cerpen yang telah lahir dari tangannya, yakni: Metafora Cinta Legislator Muda, Love Me with Bismillah, Shadow Wife, Cinta Si Macan Kampus, dan Antologi: Rindu Tak Bertepi untuk Ayah.
Dekat dengan Konstituen
Sebagai anggota DPRD dari PKS Temanggung, Elyna tak melupakan konstituennya. Ia berkomitmen membina Dapilnya. “Pada tahun 2014, saya punya dua RT yang menjadi binaan saya (di bawah PKS -pen). Kedua RT dan sekaligus desa tersebut sama sekali tidak tersentuh oleh pembangunan baik oleh dana desa maupun pemerintah. Jalan desa bahkan tidak bisa dilalui. Sehingga ketika saya menjadi anggota DPRD, saya tergerak membantu untuk membangun desa tersebut.”
Dukungan dan pendampingan yang dilakukan Elyna tidak hanya sekadar formalitas tapi juga dilakukan dengan hati hingga masyarakat desa tersebut dari orang tua hingga anak-anak mengenalnya. “Sampai-sampai saat saya masuk desa, anak-anak banyak memanggil-manggil nama saya dan menyapa saya.”
Dukungan terhadap PKS di daerah tersebut kemudian meluas hingga 12 RT dan bertambah satu dusun.
Ditanya alasan bergabung di PKS, “Saya bergabung dengan PKS karena sampai saat ini PKS menjadi satu-satunya partai dakwah yang menjunjung tinggi kepentingan umat tanpa adanya KKN,” tegasnya.
Profil Elynawati
Nama lengkap : Elynawati, S.Pd
Tempat, tanggal lahir : Temanggung, 25 Desember 1985
Pendidikan : SD N 1 Ketitang; SMP N 1 Ngadirejo, SMA N 2 Temanggung, UNNES.
Orang tua : Slamet Ahmad Yusuf (alm)/ Sri Mulatsih
Suami : Geri Setiawan, S.Km.
Anak : Muhammad Nizham Rizq Qordhowi
Aktivitas saat ini : Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Temanggung
Ketua Gema Pertiwi Gema Keadilan Jateng
Ketua Divisi Politik Bidang Polhukam DPW PKS Jateng
Ketua BPKK DPD PKS Jateng
Ketua TP PKK Desa Ketitang



0 Komentar