Imat dan Amat duduk-duduk di serambi Musholla. Mereka baru saja selesai maksi "Sederhana" kiriman Haji Murat. Tetiba sebuah motor ompong, eh, matic, parkir si halaman Musholla.
Ketika pengemudinya membuka helm barulah Imat dan Amat tahu.
"Bang Jay!" seru Amat. "Ente telat. Udah habis, nih makanannya." Amat nyengir sendiri mendengar candaannya.
Bang Jay balas nyengir, lalu ikutan duduk di serambi.
"Dari mana mau ke mana, Bang?" tanya Imat kepo.
"Dari rumah," jawab Bang Jay. "Tadinya mau silaturahim ke Guru, tapi barusan dia kirim WA. Ane ga usah ke sana. Katanya dia sama istrinya positif C19."
"Ustadznya namanya siapa?" gantian Amat yang kepo.
"Ustadz Ahmad Yani," jawab Bang Jay.
Tetiba Amat bangkit lalu lari kabur ke luar Musholla tanpa berkabar. Imat dan Bang Jay cuma bisa melongo.
"Temen ente kenapa, Im?" tanya Bang Jay beberapa saat kemudian.
"Ga tahu, Bang. Kayak ada yang penting mendesak banget. Apa barangkali sakit perut? Eh, tapi kenapa ga ke belakang aja, yak? Ah.. ga tahu deh, Bang" Imat masih coba mereka-reka.
"Ane numpang istirahat di sini ya, Im..." kata Bang Jay setelah beberapa lama.
"Iya, Bang. Silakan aja."
Baru sejenak Bang Jay merebahkan diri, Amat datang terburu-buru. "Bang Jaaay!" teriaknya dari gerbang Musholla. "Hoaakk! Hoaakk, bang!"
Imat yang baru saja jalan ke belakang cepat-cepat balik. Sementara Bang Jay jadi kaget trus duduk sambil mengusap-uap matanya.
"Hoak apaan, Am?" tanya Bang Jay
Amat duduk lalu coba mengatur nafas sebelum akhirnya bisa menjelaskan. "Tadi ana ke Bang Irvan. Ustadz Ahmad Yani kan gurunya Bang Irvan. Ane kabarin bahwa Ustadz Yani kena kopit. Eh, kata Bang Irvan Ustadz Yani sehat-sehat aja. Bang Irvan baru slesai ngaji ama Ustadz Yani pake jum, katanya." laporan Amat sungguh lengkap.
Bang Jay ketawa kecil. "Emangnya Ustadz Yaninya Bro Irvan tinggal di mana?"
"Di Pekayon, Bang." kali ini Imat yang menjawab.
"Nah, kan. Yang ane maksud itu Ustadz Ahmad Yani ketua Khairu Ummah, Jakarta." Bang Jay terkekeh-kekeh melihat tampang Amat yang jadi ga jelas antara malu dan capek.
"Tapi, kelakuan ente bagus juga sih," Bang Jay memuji Amat, "karena berarti ente bisa langsung tabayyun."
Akhirnya Amat ikut senyum juga meski kakinya mulai brasa pegal.
=o0o=
"dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku, (As Syu'ara : 80)
=o0o=
Berikut ini pesan dari Ustadz Drs. Ahmad Yani, ketua LPPD Khairu Ummah Jakarta via WA 27 Juni 2021:
MOHON DOA
Sejak Kamis sore kemarin, saya merasakan demam, batuk dan flu kadang agak pusing. Setelah swab pagi ini saya dan isteri dinyatakan positif covid 19, dan harus isolasi mandiri. Mohon doa semua pihak agar segera sembuh kembali.


0 Komentar