Top Ad unit 728 × 90

Perusak Iman Mengintai Anak Kita


Suatu ketika sekelompok remaja diberi pertanyaan tentang penyakit-penyakit psikologis dan ideologis dalam sebuah Quesioner. Cukup mengejutkan sebab jawaban mereka sebagian besar adalah tidak peduli dan itu hak asasi manusia katanya. 

Saya dan suami akhirnya diskusi panjang tentang hal tersebut. Cukup mengagetkan betapa syiar mereka tentang penyimpangan itu cukup berhasil mendominasi pikiran anak-anak remaja itu. 

Pertanyaannya adalah darimana mereka mendapat informasi tersebut? 

Kemajuan teknologi tentunya menjadi pintu pilihan anak-anak tersebut dalam mencari jawaban. Tinggal klik maka rasa penasaran pun terjawab. Ngeri kan? Atau memang orang tua mereka juga memiliki pemikiran yang sama. Buah jatuh tak jauh dari pohonnya?

Akhirnya sebelum kami mencoba mencari solusi atas masalah ini maka kami perlu mengecek anak-anak kami terlebih dahulu. Kami beri mereka pertanyaan tersebut dan menjawabnya dalam waktu setengah jam. 

Syukurlah mereka paham dan sama dengan apa yang kami yakini dan pahami. Awalnya khawatir juga jika kami lupa memberitahu mereka tentang pemahaman tersebut. Betapa berat pertanggung-jawaban kami di hadapan Allah kelak. 

Ibu Bapak .. jangan sekedar memeluk anak kita dari sisi jasadiyah saja tapi mari kita peluk ruhiyah dan pikiran mereka agar senantiasa lurus dan tidak menyimpang. 

Tengoklah gempuran dahsyat pada anak-anak kita dari berbagai penjuru melalui offline dan online. Tengoklah penyimpangan yang seolah-olah benar dan patut di apresiasi. 

Jangan terlena dengan rasa aman "Alhamdulillah anak saya ngga begitu" sebab rasa aman justru melalaikan kita dari serangan yang kadang datangnya sangat halus dan lembut. 

Semoga Allah menjaga anak-anak kita dengan sebaik-baiknya perlindungan .. Aamiin

Ellina Supendy
Perusak Iman Mengintai Anak Kita Reviewed by fath on 1:23 AM Rating: 5

No comments:

Copyright © 2018. Blog PKS. All Rights Reserved
Blog ini dikelola oleh Relawan Literasi - Humas PKS

.

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.