Sarasehan dan Berbagi Inspirasi Bersama Perempuan Hebat PKS Surabaya: Obah Kabeh, Oleh Akeh!


oleh: Novita Ratna A (Supervisor RKI Dapil 5 Surabaya)

"Reses rasa reuni," ujar Hj. Enny Minarsih, Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PKS, saat menyampaikan paparan pada acara sarasehan dan berbagi inspirasi yang diselenggarakan oleh Bidang Perempuan dan Keluarga (BIPEKA) DPD PKS Surabaya.

 

Pasca-Musyawarah Daerah (Musda) DPD PKS yang digelar serentak secara nasional pada awal September 2025 secara hibrida, BIPEKA DPD PKS Surabaya langsung menggelar acara sarasehan bersama 31 Ketua BPKK DPC dan perempuan PKS se-Surabaya. Acara ini berlangsung pada hari Ahad, 14 September 2025, di Mal BG Junction, Kecamatan Bubutan, Surabaya.

 

Lebih dari 125 perempuan hebat PKS Surabaya hadir dengan antusias mengikuti rangkaian acara reses Hj. Enny Minarsih, anggota legislatif Dapil 1 Surabaya. Acara bertajuk "Obah Kabeh, Oleh Akeh" ini dipandu oleh Choirun Nisa, wajah baru pengurus BIPEKA DPD PKS Surabaya.

 

Shakina Daulika Prusdani, Ketua BIPEKA DPD PKS Surabaya terpilih untuk periode 2025–2030, menghadirkan warna baru dalam kepemimpinan perempuan PKS Surabaya. Dengan semangat jiwa muda, alumni Fakultas Hukum Universitas Surabaya ini siap mengomando BIPEKA DPD PKS Surabaya. Salah satu terobosan yang akan dilanjutkan pada periode ini adalah meningkatkan kuantitas dan kualitas Rumah Keluarga Indonesia (RKI) se-Surabaya.

 

Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi periode sebelumnya, terdapat 144 titik RKI yang tersebar di Surabaya, dengan 133 titik berstatus aktif dan sisanya nonaktif. Artinya, masih ada 6% titik RKI yang menjadi pekerjaan rumah bersama Perempuan Hebat PKS Surabaya.

 

"Srikandi Surabaya! Siap bergerak! Sedang apa kita di sini? Konsolidasi!" Orasi penuh semangat dari Shakina Daulika Prusdani, yang akrab disapa Bu Kikin, menggetarkan jiwa peserta yang hadir.

 

"Fokus kita ada dua, yaitu menguatkan struktur RKI di Surabaya, baik secara kuantitas hingga mencapai 100% RKI di setiap kelurahan, maupun secara kualitas dengan meningkatkan level seluruh RKI," papar Shakina, yang dikenal gemar membaca, melakukan urban hiking, dan bepergian.

 


Hadir pula jajaran Badan Pimpinan Harian (BPH) DPD PKS Surabaya yang baru dilantik, di antaranya Mohammad Ibrahim Al Hanif selaku Sekretaris DPD PKS Surabaya. Hanif menyampaikan sambutan dan arahan kepada seluruh perempuan hebat PKS yang hadir, mengenai K2P2, yaitu Kader, Kaderisasi, Pelayanan, dan Pemenangan Pemilu.

 

Kader

"Di balik bapak-bapak yang kuat, ada dukungan istri. Ibu-ibu adalah penggerak utama masyarakat. Ada PKK yang isinya tidak hanya bapak-bapak, tetapi juga ibu-ibu. Ada Kelompok Simpan Pinjam Harian (KSH), jamaah pengajian, jamaah zikir, pengajian Yasin, dan tahlil. Mengapa semuanya didominasi ibu-ibu? Ada pepatah, jika kita tidak disibukkan dengan hal positif, maka kita akan disibukkan dengan hal lain," pesan Hanif mengawali sambutannya.

 

Ia menekankan bahwa peran ibu-ibu sangat penting dalam menjaga peran di masyarakat. "Peran perempuan begitu luar biasa, dan semua peran itu akan dipetik hasilnya di akhirat," tambahnya.

 

Kaderisasi

"Di PKS, ada regenerasi. Ada yang harus melanjutkan kepemimpinan. Dulu ada Ibu Enny Minarsih, sekarang ada Ibu Shakina yang lebih muda. Dulu ada Pak Cahyo sebagai Sekretaris Umum DPD PKS Surabaya, sekarang ada saya. Kaderisasi adalah sesuatu yang sangat penting," ujar Hanif, yang merupakan putra almarhum Ustaz Sobir, mantan anggota legislatif Komisi D Fraksi PKS.

 

Ia mengutip firman Allah dalam QS. An-Nisa ayat 9: 

"Hendaklah merasa takut orang-orang yang seandainya (mati) meninggalkan setelah mereka keturunan yang lemah, yang mereka khawatirkan terhadapnya. Maka, bertakwalah kepada Allah dan berbicaralah dengan tutur kata yang benar (dalam hal menjaga hak-hak keturunannya)."

 

"Lek iso, le awakmu luwih apik teko bapak," sambung Hanif, menegaskan pentingnya kaderisasi.

 

Pelayanan Publik

"Panjenengan semua adalah pelayan umat. Mereka yang melayani dengan tulus karena Allah, semua pelayanan itu lahir dari hati," ujarnya.

 

Pemenangan Pemilu

"Di tahun 2029, kita siap memenangkan PKS. Dengan konsolidasi, kita akan semakin kuat. Terkait keaktifan program, apakah menarik atau tidak, BIPEKA DPD PKS silakan memberikan masukan kepada PKS Surabaya," pungkas Hanif.

 

Acara dilanjutkan dengan agenda pemberian penghargaan (awarding) RKI. Kategori RKI Teraktif Berkegiatan dan RKI dengan Perolehan KTA Terbanyak diraih oleh BPKK DPC PKS Kecamatan Jambangan. Sementara itu, kategori RKI Terkonsisten Berkegiatan diraih oleh BPKK DPC PKS Kecamatan Mulyorejo.

 

Puncak acara adalah ikrar komitmen pengurus dan Perempuan Hebat PKS Surabaya untuk periode lima tahun mendatang, yang dipimpin oleh Ketua BIPEKA DPD PKS Surabaya, Shakina Daulika Prusdani. Seluruh hadirin mengucapkan komitmen bersama sebagai berikut: 

 

1. Lebih semangat bergerak. 

2. Menjalin silaturahim dengan tokoh-tokoh kampung. 

3. Semoga semakin solid dan istiqamah. 

4. Melakukan koordinasi rutin antarpengurus. 

5. Memaksimalkan titik RKI yang masih aktif. 

6. Menghidupkan kembali RKI yang nonaktif. 

7. Mengadakan pertemuan dengan BPKK DPD per dapil. 

8. Membuka titik RKI baru. 

9. Lebih mendekat kepada masyarakat.

 

Acara reses dipandu oleh moderator Ummul Khoiriyah, pendiri KOCIKA Surabaya. 

"Reses rasa reuni. Semangat luar biasa, tidak mengenal usia. Bahagia sekali bisa bertatap muka kembali. Saya sangat terharu dengan antusiasme BPKK. Insyaallah, ini akan berdampak pada perbaikan kota Surabaya," ujar Enny Minarsih saat membuka reses.

 

"Jika periode lalu kita menargetkan 153 titik RKI, kini sudah masuk ke tingkat RW. Kegiatan harus aplikatif di masyarakat. Target ke depan adalah 250 titik RKI. Banyak kota lain tidak memiliki anggota dewan, tetapi PKS Surabaya memiliki satu anggota dewan di DPR RI, DPRD provinsi, dan DPRD kota. Ini bisa disinergikan dan dikolaborasikan untuk menghasilkan hal luar biasa," lanjut Enny Minarsih, yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Surabaya.

 

Surabaya mendapatkan 2.000 program PIP yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. PKS Surabaya memiliki lima anggota dewan. "Semakin besar suara kita, semakin banyak bantuan politik untuk struktur. Jika kita mampu merakit semua ini, akan menjadi logistik yang luar biasa," tambahnya.

 

"Buatlah daftar program kebutuhan anggota RKI agar menarik mereka bergabung. Penghargaan RKI membuktikan adanya RKI teraktif dan terbanyak. Ini linier dengan penambahan suara. Semakin banyak suara, semakin banyak kursi, dan semakin banyak kebijakan yang bisa dibuat," pungkas Enny Minarsih.

 

Siti Asiyah, salah satu peserta, mengungkapkan kebahagiaannya menghadiri kegiatan perdana BIPEKA kepengurusan baru. "Saya senang sekali ikut PKS karena bisa menambah iman. Ada pengajian, ada UPA (Unit Pembinaan Anggota), dan PKS tetap membersamai masyarakat, baik ada pemilu maupun tidak," ujarnya.

  

Posting Komentar

0 Komentar