Oleh: Dr Lusia Mangiwa
Secara konsepsi Ketahanan Ekonomi adalah “Kondisi dinamik kehidupan perekonomian bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan dalam mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi serta mengatasi segala ancaman, rintangan, gangguan, hambatan dan tantangan yang berasal dari luar maupun dari dalam negeri baik secara langsung maupun tidak langsung untuk menjamin kelangsungan hidup perekonomian bangsa dan negara.”
Sejak munculnya, Virus Covid -19 sebagai pandemi pada tahun 2020 sampai dengan 2022, bahkan masuk ke tahun 2023, masih memengaruhi perekonomian global termasuk perekonomian Indonesia. Dampak pandemi Covid-19 menyebabkan kegiatan perekonomian menjadi lemah sehingga transaksi dan pertumbuhan ekonomi juga menurun di berbagai wilayah tanah air. Semua aktivitas baik perkantoran maupun perdagangan hampir lumpuh total dengan segala kebingungan yang dihadapi dan bagaimana cara untuk mengatasinya. Hampir semua masyarakat terbatas keluar rumah untuk beraktivitas. Semua kegiatan dikerjakan dari rumah (Work from Home). Di segala lini diadakan pembatasan dan masyarakat sangat dikagetkan dengan Virus Covid-19 yang dianggap sangat menyeramkan karena banyak memakan korban berjatuhan.
Sistem yang berjalan saat itu adalah semua dari rumah, termasuk kegiatan perekonomian dan bahkan bahan-bahan kebutuhan rumah tangga dipesan secara online. Melihat kenyataan tersebut muncullah ide-ide strategis dari perempuan demi menopang kehidupan keluarga, karena pada saat itu mobilitas masyarakat tiba-tiba lumpuh total. Mereka dilarang beraktivitas di luar rumah (physical distancing). Ide-ide tersebut tampak dalam bentuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) seperti home industry mulai dari pembuatan bahan makanan siap saji, kerajinan tangan (handicraft), pembuatan masker, hiasan rambut, makanan kering sampai ke lauk pauk, pembuatan kue jajanan pasar yang dapat dijual secara online. Selain itu, para ibu belajar dan giat menanam bunga di halaman rumah dengan memanfaatkan lahan pekarangan seadanya agar bisa dijual untuk menghasilkan uang. Hal ini dilakukan oleh kaum perempuan dengan keluarganya untuk bertahan hidup.
Sebagai pengamat kebijakan public, sekaligus kader dari Partai Keadilan Sejahtera, saya mendorong pemerintah untuk memberi Perempuan ruang dan kesempatan sebagai pelaku Pembangunan. Di samping melakukan pengawasan anggaran terhadap berbagai program, agar kaum perempuan dapat merasakan hidup Sejahtera, tidak hanya reproduksi semata. Perlu disadari bahwa seiring dengan perkembangan zaman, perempuan dapat berkontribusi signifikan di sektor produksi. Hal ini tidak bisa dipandang sebelah mata karena mereka bisa mengangkat ketahanan ekonomi keluarga baik dalam situasi normal maupun dalam situasi tanggap darurat.
Secara pribadi, salah satu hal yang mendasari dan mendorong saya untuk bergabung ke dalam Partai Keadilan Sejahtera yakni terpanggil untuk memperjuangkan hak-hak dan memberi ruang serta kesempatan kepada kaum perempuan di ranah publik dan pembangunan. Perempuan mempunyai peranan penting dalam membangun negara dan bangsa Indonesia baik secara ekonomi maupun mendidik generasi muda menuju Indonesia Emas. Keberhasilan pendidikan anak dalam keluarga adalah peran penting dari perempuan sebagai Ibu Rumah Tangga baik dalam sisi pendidikan/keterampilan anak-anaknya maupun dari sisi pemenuhan gizinya.
Sebagai pengamat kebijakan publik sangat setuju dengan tagline yang diusung oleh Pemerintah Indonesia pada G20 “Recover Together, Recover Stronger”, yang merefleksikan semangat pulih bersama dunia. Dalam arti bahwa Indonesia melanjutkan peranan mewujudkan pemulihan ekonomi dan kesehatan dunia yang inklusif. Untuk itu, jika kelak saya mendapat kesempatan diberi peran di ranah publik, maka saya akan memperjuangkan hak-hak perempuan untuk meningkatkan perannya dalam pembangunan di berbagai pelosok tanah air, terutama di daerah-daerah terpencil karena perempuan juga bisa membawa perubahan. Terutama perempuan-perempuan yang tangguh, yang berada di daerah-daerah sulit, terpencil dan terisolir. Mari perempuan-perempuan dalam keluarga bahu membahu mengambil peran untuk maju berkarya meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga! Bersama kita menuju hidup sejahtera karena di pundak perempuan terpikul amanah agar generasi penerus bangsa menuju Indonesia Emas. Demikian sekilas insight atau pemikiran sebagai bahan masukan kebijakan pemerintah. Semoga bermanfaat. Salam Hormat.
Bekasi, Mei 2024
Penulis adalah Anggota PKS Sulawesi Selatan


0 Komentar