![]() |
Anies Baswedan disambut masyarakat Jogja/dok.Silva |
Oleh: Wahtini
Selasa pagi, (23/1), hujan cukup deras mengguyur wilayah Jogja. Sementara, kami tim penyambutan harus bersiap di pintu keluar Bandara Adisucipto. Hujan bukan halangan, sebaliknya jadi tantangan dan pemicu kegembiraan. Kapan lagi hujan-hujanan legal di masa dewasa begini kan? Dengan dresscode oren dan aneka atribut kampanye, barisan flashmob PKS tetap hadir penuh semangat.
![]() |
| Indra Gumilar, ketua DPD PKS Kab.Sleman memimpin flashmob menyambut Anies Baswedan/dok.Wahyudi |
Begitu rombongan mobil Anies Baswedan melintas, peserta flashmob menyambut riang. Lagu-lagu dinyanyikan. Seruan AMIN diucapkan lantang. Seorang Ibu yang berhasil salaman dengan pak Anies tertawa gembira. Ekspresinya nular ke semua kawan-kawan.
![]() |
| Ekspresi gembira pendukung Anies Baswedan/dok.Wahyudi |
Setelah itu perjalanan peserta flasmob dilanjutkan dengan konvoi motor ke Lapangan Jambidan, Banguntapan, Bantul. Jalan menuju lapangan yang tidak terlalu luas dipadati kendaraan para peserta kampanye dari berbagai daerah di DIY. Ada yang rombongan naik bus, kereta kelinci, mobil, hingga tak sedikit juga yang memilih bermotor.
![]() |
| Kampanye rasa piknik |
Sampai di lapangan, suasana gegap gempita. Pendukung Anies tumpah ruah memenuhi lapangan. Diantara situasi yang sudah cukup padat, kami masih sempat membeli tikar yang ditawarkan para pedagang. Tahu aja ini pedagang, kami ini barisan orang berumur butuh duduk setelah perjalanan dan aksi flashmob sepagian. Sambil membuka bekal dan jajan. Ini kampanye menyenangkan betul. Rasanya kayak piknik.
| Akhirnya orasi perubahan itu dimulai. Pak Anies Baswedan yang ditunggu-tunggu masyarakat Jogja menyampaikan kampanye dengan santun. Ajakan memilih paslon satu berlangsung khusyuk dan sekaligus meriah. Kami berulang kali mengamini perubahan yang digagas Anies Baswedan. Perubahan itu sebuah keniscayaan kan? |






0 Komentar