Oleh: Mumir
Caleg PKS DPRD Asakota Dapil III
Anies Baswedan Capres RI nomor urut 1 di Pemilu 2024. Beliau pernah menjadi Gubernur DKI Jakarta dengan
segudang prestasi. Jadi tidak
perlu
diragukan
kapasitas dan prestasinya. Beliau juga sosok akademisi. Pernah menjadi Rektor Universitas Paramadina, penggagas
Gerakan Indonesia Mengajar dan pernah
menjadi Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan RI. Munculnya figur Anies Baswedan melalui proses
dan tahapan yang cukup panjang.
Calon presiden penuh kontroversial dimata lawan politik,
calon presiden yang paling banyak dinamikanya, calon presiden berdasarkan Lembaga
survei ada pada nomor buncit. Namun namanya
makin populer di masyarakat.
Fenomena aneh yang terjadi justru berbanding terbalik denga hasil survei, dan faktanya jika anda tidak percaya atau ragu tanyakan
pada rumput yang bergoyang. Karena diatas rumput itu ada bekas telapak kaki
Anies Baswedan. Iya di atas rumput Jakarta
International Stadium.
Anies Baswedan disambut masyarakat luar biasa tumpah ruah
dijalanan.
Belum pernah ada calon pemimpin saat
reformasi sampai sekarang ini seperti Anies Baswedan, begitu cintanya rakyat
pada Anies Baswedan. Setidaknya itu yang terlihat saat beliau
berkunjung ke Nusa Tenggara Barat.
Isyarat perubahan dari masyarakat untuk memilih pemimpin
yang baru menjadi kepastian, tidak bisa ditawar lagi. Mantan
ketua umum PP Muhammadiyah Din
Samsuddin mengatakan Sosok Anies Baswedan sebagai figur yang tepat untuk
memimpin Indonesia ke depan (https://nasional.kompas.com).
Sejalan dengan Din Samsuddin, Jusuf Kalla pun memiliki pandangan yang sama bahwa Anies sosok
calon pemimpin yang tangguh dan paham ekonomi hingga diyakini bisa membawa
perubahan pada bangsa Indonesia.
Tokoh Nasional sekaliber Jusuf Kalla dengan pengalaman politiknya yang mumpuni tentu
mendukung Anies Baswedan bagaimana rekam jejaknya mulai dari A sampai Z sudah
diketahuinya, barulah Kalla menyatakan
dukungan pada Anies Baswedan.
Calon Presiden harus melindungi, mengayomi, mengurus
kepentingan rakyat serta mewujudkan kesejahteraan dan keadilan bagi masyarakat
Indoensa tanpa kecuali. Tidak ada sekat apalagi pilih kasih, yang dibutuhkan persatuan
dan keadilan bagi rakyat Indoensia.
Anies Baswedan memiliki visi dan misi serta gagasan,
program kerja yang jelas, terukur dan akuntabilitas. Tidak ada keraguan rakyat
pada sosok pemimpin Anies baswedan sebagai calon pemimpin yang visioner karena
sudah terbukti sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Anies Baswedan figur pemimpin yang diakui bukan karena
murah senyum, memilik segudang prestasi yang diakui baik dalam negeri maupun
dunia internasional. Anies Baswedan pemimpin yang merakyat sebagaimana pernah
memimpin Jakarta.
Memang Anies Baswedan tidak sekalibaer yang dikatakan oleh
Franz Magnis Suseno, mencari
sosok pemimpin yang betul-betul ideal, mampu berlaku adil dan bersikap amanah
ibarat mencari perawan di tempat pelacuran (1992:113). Minimal pemimpin yang dicari adalah yang memiliki rekam
jejaknya yang bisa membawa perubahan dalam segala aspek kehidupan mayarakat.
Semua in adalah merupakan indikator
terhadap seorang pemimpin agar terjadi perubahan.
Perubahan yang membuat pendidikan menjadi terjangkau anak
miskin. Perubahan yang
membuat ongkos naik kendaraan makin murah. Perubahan membuat PKL tidak digusur.
Perubahan yang membuat orang-orang miskin penghuni lingkungan
kumuh berjejalan diberi hibah
tanah dan tidak dibuldoser tempat tinggalnya (Mustofa Hasyim).
Perubahan yang dimaksud adalah perubahan secara kaffah, artinya perubahan yang menyeluruh, suci, tulus. Bukan
hanya perubahan fisik semata malinkan juga adalah perubahan mental spiritual
yang dilandasi dengan nilai agam yang kita anut. Karena tanpa perubahan
mustahil bisa perubahan signifikan.
Hal ini memberi pelajaran pada kita semua bahwa kekuasan
selalu mempesona dan menggoda baik bagi mereka yang menginginkannya maupun
mereka telah memperolehnya.
Oleh karena itu hanya melalui kontrol yang ketat dalam
sistim yang demikratis pemegang kekuasaan dapat dijinakkan dan dikendalikan
agar tidak menyalahgunakan kekuasaan sehingga menjadi sewenang-wenang (Agus
Hermawan :2000).
Mari kita memilih pemimpin yang rasional dengan tidak menggunakan
rumasan penyanyi liga fantasi
atau sejenisnya, modal kemenangan cukup dengan polling atau SMS kepada yang mendapatkan SMS banyak itu
sebagai pemenang. Kemenangan yang bersifat semu.
Wallahu a’lam Bishawab


0 Komentar