Said Mustajab, Tokoh Muda Nagan Raya Siap Maju ke DPR RI dari Dapil Aceh I

 


Said Mustajab menjadi caleg PKS untuk DPR RI dari daerah pemilihan Aceh I nomor urut 5, di Pemilu tahun 2024. Daerah Pemilihan Aceh I meliputi sebagian besar wilayah barat Provinsi Aceh, beranggotakan 12 kabupaten dan 3 kota. Diantaranya: Kabupaten Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tenggara, Gayo Lues, Nagan Raya, Pidie, Simeulue, Kota Banda Aceh, Kota Sabang, Kabupaten Pidie Jaya dan Kota Subulussalam.

 

Said Mustajab adalah putra Kecamatan Seunagan Timur Kabupaten Nagan Raya. kelahiran 6 Juli 1979, di Blang Preih Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya. Said Mustajab anak dari pasangan H. Habib Amri dan Hj. Cut Wan Zainab alias Mak Kuneng.

 

Ia siap memperjuangkan kursi legislatif di Senayan untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Aceh dalam pemilu mendatang. Selama ini Ia sibuk mengurusi pabrik sawitnya di Nagan Raya. Said Mustajab mengaku ingin mengabdikan dirinya sebagai wakil rakyat Aceh di Senayan.

 

“Niat baik saya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Aceh lewat jalur politik. Saya rasa jalur politik sangat berpengaruh dan menjadi salah satu cara cepat jika kita ingin mengabdi kepada masyarakat, bangsa dan negara,” ucapnya, kepada salah satu media di Aceh.

 

Sebagai salah satu kader partai yang peduli terhadap kesejahteraan masyarakat, kata Said, dirinya kerap mendapatkan dorongan dari rekan-rekan dan warga Nagan Raya, agar dirinya mencalonkan diri sebagai anggota legislatif.

 

 

Sebelum tergabung menjadi kader PKS, Said Mustajab pernah menjadi anggota DPRK Nagan Raya periode 2009-2014 dari Partai Hanura. Dia dipilih oleh masyarakat karena dianggap dekat dengan berbagai kalangan.

 

Pengalaman tersebut menjadi bekal baginya jika kembali mencalonkan diri sebagai anggota legislatif pada Pemilu 2024 mendatang, hanya saja, lingkupnya lebih luas karena harus bersaing merebut suara di 10 kabupaten/kota.

 

“Tentunya perjuangan untuk memperebutkan kursi legislatif akan lebih sulit karena harus memperoleh suara dari wilayah Pidie hingga ke Aceh Tenggara,” ujarnya.

 

“Tapi tidak ada yang tidak mungkin kalau rakyat menghendaki kami sebagai calon legislatif yang mereka perjuangkan, semua tentu harus melalui proses, dan kita optimis, niat baik ini tidak akan sia-sia,” ungkapnya.



Relawan Literasi PKS

Posting Komentar

0 Komentar