Satu lagi dokter Berjuang Bersama PKS, dr Anarulita Muchtar dari Bengkulu



dr Anarulita Muchtar menjadi salah satu caleg Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk DPR RI di Pemilihan Umum Legislatif tahun 2024. Ia akan bertarung di Daerah Pemilihan (Dapil) Provinsi Bengkulu.

 

Anarulita Muchtar lahir 9 Juni 1969, ia menghabiskan masa kecil hingga dewasa di Jakarta. Baru pada tahun 2000, ia dan keluarganya pindah ke daerah asalnya yaitu Bengkulu. Ia mengabdikan diri di tempat kelahiran orang tuanya.

 

Pengabdian di bidang kesehatan ia mulai di Puskesmas Cahaya Negeri pada 2001, bukan praktik sebagai dokter umum tapi langsung menjadi Kepala Puskesmas. Pengalaman sebagai dokter umum di berbagai klinik swasta di Jakarta, dinilai cukup untuk mejadi bekal ibu muda ini untuk memimpin Puskesmas, walau diakuinya, ternyata tantangannya lebih sulit dari yang dibayangkan. Puskesmas yang dia pimpin berlokasi di kabupaten baru Saluma, yang baru saja dimekarkan dari Kabupaten Bengkulu Selatan.

 

Untuk menjalani tugas sehari-hari, dia harus menempuh perjalanan 27 Km dari tempat tinggal. Tentu saja, kondisi infrastruktur dan berbagai sarana penunjang di Bengkulu tak selengkap yang dulu ia jumpai di Jakarta. Bagaimanapun juga, semua keterbatasan itu tak menyurutkan semangat Anarulita untuk mengabdi di daerah asalnya. Terbukti, tiga tahun memimpin Puskesmas, ia berhasil menyediakan layanan dasar kesehatan bagi masyarakat sekitar. Di luar waktu dinasnya, ia juga mendirikan klinik pribadi tak jauh dari kediamannya di Kota Bengkulu, sehingga hari-harinya dipenuhi dengan dedikasi di bidang medis.

 

Aktivitas itulah yang menempa dokter Anarulita menjadi individu hangat dan rendah hati. Sembari menjalankan pengabdiannya, Ana menyaksikan secara langsung bagaimana geliat otonomi mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan daerah. Ia melihat, pembagian wewenang pemerintah itu telah melecut kemajuan provinsi-provinsi yang sebelumnya terhitung stagnan. Sayangnya, Ana tak melihat perkembangan itu terjadi di daerahnya sendiri, Provinsi Bengkulu. Dalam hematnya, daerah tempat ia berpijak masih ketinggalan dibanding provinsi lain di Pulau Sumatera, seperti Sumatera Barat dan Sumatera Selatan.

 

Masuk Jalur Politik

Tak jarang semua itu membawanya pada berbagai perenungan, yang acap membuatnya merasa terenyuh. Keinginan memakmurkan Bengkulu berujung pada terjunnya Anarulita Muchtar ke jalur politik. Ia kemudian terpilih menjadi anggota DPRD Kota Bengkulu Periode 2009-2014. Selanjutnya ia sempat rehat sejenak dari politik dan melanjutkan aktivitasnya sebagai dokter, namun pada tahun 2015, ia kembali ke legislatif. Kali ini melalui proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPR RI Periode 2014-2019. Saat itu ia masih tergabung dalam Partai NasDem. Selanjutnya di Periode 2019-2024, Ia kembali rehat.

Tahun lalu Anarulita Muchtar memutuskan kembali terjun ke dunia politik. Ia resmi bergabung ke Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Presiden PKS H. Ahmad Syaikhu yang langsung menyerahkan Kartu Tanda Anggota (KTA) PKS pada acara Temu Kader PKS Provinsi Bengkulu, Sabtu (23/10/2022).

dr. Anarulita Muchtar mengaku dirinya merasakan kemantapan dan ketenangan saat memutuskan berjuang bersama PKS. "Yah merasa tenang saja gitu, merasa nyaman dan yang pasti kita berasa berjuang tidak hanya untuk dunia kita saja. Tetapi ada berjuang juga untuk akhirat.”

 

Kini Anarulita Muchtar sangat siap memperjuangkan kursi DPR RI untuk PKS dari Dapil Bengkulu. Bismillah 2024, PKS Menang, Rakyat Senang. Semoga Bengkulu jauh lebih maju.

Posting Komentar

0 Komentar