Kurnia Yanuarti, Tokoh Perempuan Asli Belitung Siap Berkhidmat di DPR RI



Kurnia Yanuarti menjadi caleg PKS untuk DPR RI dari daerah pemilihan Provinsi Bangka Belitung, di Pemilu tahun 2024.


Kurnia Yanuarti, lahir di Tanjungpandan Belitung, 57 tahun silam dari ayah bernama Aliyussahib Syarif (alm). Ayahnya adalah pensiunan Pegawai Negeri (ASN) di Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung. Ayahnya berasal dari Kota Manggar Belitung. Daerah yang juga disebut dalam Kisah Novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata.

Kakek Kurnia Yanuarti adalah tokoh masyarakat kota Manggar di era nya, Kek Syarif juga pensiunan Dinas Kehutanan.

Ibu dari Kurnia Yanuarti bernama Zaleha Nanong, pensiunan PT Timah dan saat ini berusia 85 tahun dan tinggal di Tanjungpandan.


Sulung dari dua bersaudara ini menamatkan sekolah dasar nya di SD II UPT Belitung, melanjutkan ke SMPN I Tanjungpandan,dan Lulus dari SMAN I Tanjungpandan pada tahun 1985.


Kemudian ia melanjutkan pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Negera Lembaga Administrasi Negara( STIA LAN) Bandung dan berkesempatan melanjutkan Pendidikan Strata 2 di Universitas Brawijaya Malang di Fakultas Ekonomi dan Bisnis


Kurnia Menikah dengan Aditya Dwitanaya, pria kelahiran Tanjungpandnan  keturunan Jawa, ayah nya Sentot Prasoema Sentono (alm) adalah  pensiunan PT Timah dan Ibunya Siti Rochayah (Almarhumah) seorang bidan yang juga pensiunan dari Rumah Sakit PT Timah.


Kurnia dikaruniai tiga orang putri; Dara Berlinati Anggitadewi, Laksmi Rizki Rifani dan si bungsu Jasmine Rizki Amalia.


Kebahagiaan Kurnia semakin lengkap dengan empat orang cucu dari pernikahan putri pertama dan kedua nya


Penghobbi catur ini juga aktif di kesenian semasa sekolahnya, selain itu Kurnia - sapaan teman-temannya -  juga menyukai travelling dan membaca. 


Oranye adalah warna kesukaannya, dan menjadi sangat pas ketika Kurnia bergabung dan menjadi salah satu kontestan Pemilu dari  Partai Keadilan Sejahtera untuk DPR RI dari Daerah Pemilihan Kepulauan Bangka Belitung.


Banyak kota sudah dikunjungi berhubungan dengan profesinya sebagai Penilai, banyak juga suasana daerah di Indonesia yang dilihat  dilihat dan membuat Kurnia semakin mencintai tanah tumpah darah nya Indonesia.


Diusia nya yang sudah lebih dari setengah abad, dan Ketika  panggilan jiwa untuk berbakti kepada Agama, Nusa dan Bangsa nya semakin kuat, akhirnya Kurnia  dengan mengucap Bismillah melangkah untuk maju berjuang dan bergabung dengan Partai Keadilan Sejahtera yang memang dirasa paling tepat untuk menyuarakan aspirasi nya.


Tidak ada yang lebih indah dari sebuah perjalanan dan perjuangan selain bisa melihat karya nyata yang memberi manfaat dan membawa berkah bagi khalayak banyak


Manusia paling mulia adalah yang paling banyak memberi manfaat bagi manusia lainnya.


Dengan menjadi Calon Legislatif utk DPR RI Kurnia berharap bisa lebih memberi manfaat dan lebih berguna lagi bagi orang lain terutama bagi  Agama negara dan bangsanya.


Mohon dukungan dan doanya, melalui jalur politik ini Kurnia bisa berkontribusi bagi kemajuan negara tercinta Indonesia, dan mensejahterakan kehidupan rakyat Indonesia dengan mengamalkan sila-sila yang terkandung dalam Pancasila.

Posting Komentar

0 Komentar