Yang Tercecer dari Acara Nobar Persib



Ada yang tak biasa dari nobar warga Sukagalih Sukajadi, malam kemarin tanggal 7 Juli 2023 di Bandung.  Tersaji susu murni penghangat, atau histeris teriak penonton ketika goal tercetak, ah ini sih biasa. Justru perhatian tercuri saat berulang kali diusik listrik mati, betapa penonton tak beranjak pergi.


Apa gerangan faktor apa yang mengikat, sungguh misteri yang ingin diungkap. Baik, mari kita  telisik bersama, berharap ada titik temu…semoga.


Pertama bisa jadi sengitnya perlawanan PERSIB terhadap AREMA memacu minat. Bisa juga ikatan batin yang kuat terjalin antara warga dengan penyelenggara. Atau, dari kekuatan ketiga nama yang terbaca dari spanduk terpampang. Ada Dr.H. Haru Suandaru yang biasa disapa Kang Haru selaku Caleg DPR.RI; Yoyok Switohandoyo,ST lebih akrab ditelinga Mas Yoyok, Caleg DPRD Jabar; Ahyana, S.Pd dikenal dengan Kang Yana Caleg DPRD Kota Bandung. Satu yang pasti,  ada door price yang mengundang surprise.


Okey, Kang Haru menjadi magnet karena tokoh terkenal dari Bandung bahkan di Jawa Barat. Lalu siapa orang Bandung yang tak kenal Kang Ahyana? Warga Bandung yang selalu muncul dengan tagline ‘Siap 86’. Nah bagaimana dengan Mas Yoyok yang orang Cimahi?


Ternyata nama Yoyok Switohandoyo lekat juga di Jabar berkaitan beberapa tugas yang dipercayakan. Sering nampak malang melintang di beberapa lapangan di wilayah ini terkait amanah. Di Bola pernah memimpin Asosiasi Sekolah sepakbola Jawa Barat, Di komunitas Pesenam, dia jadi idola Emak-Emak. Di kalangan Bapak-Bapak dikenal sebagai Ketua PORLEMPIKA Jabar (Perkumpulan Olah Raga Lempar Pisau dan Kapak Jawa Barat). Terlepas dari jabatan yang diemban, salah satu warga yang diwawancara via WA mengakui Mas Yoyok pantas dicalonkan sebagai anggota dewan, terdukung dengan karakternya yang mudah membaur dengan warga dan lawan bicara yang asyik dan meski bukan milenial tapi semangatnya pantang mundur.


Kembali ke pertanyaan, faktor apa yang mampu mengikat penonton yang sabar duduk manis hingga nobar bubar? Nah, silakan Anda pasti pintar tentukan  dari beberapa yang telah terpapar.


He..he  ini soal sepele boleh EGP kata milenial Emang Gue Pikirin, anti bingung tak berujung. Sebagaimana tak habis bingungnya Luis Milla Pelatih Persib atas keputusannya sendiri, mengapa menarik mundur Edo dan Beckham sehingga hasil pertandingan PERSIB vs AREMA imbang 3 – 3.


Namun untuk urusan dukung mendukung tak boleh abai, jika ingin negeri ini aman, tentram dan  damai. Pastikan pilihan kita nanti di tahun politik 2024 pada orang yang tepat, yang cinta NKRI dan handal jadi Pelayan Masyarakat, baik untuk Wakil Rakyat maupun Kepala Negara. Agar Indonesia lebih bermartabat.

 

Frieda Kustantina # JuruCatat

 

 

 

 

Posting Komentar

0 Komentar