Oleh: Azwar Tahir
Dalam sebuah wawancara, Marcel Radhival atau yang populer dijuluki Pesulap Merah mengatakan branding itu mestilah sampai ke kepala. Makanya, bagian dari personal branding Marcel adalah balutsn warna merah sampai ke rambut.
Nah, di Luwu Timur ada seorang tokoh, yang entah menyadari atau tidak soal branding ini, punya ciri khas di kepalanya yakni berupa peci putih. Selain peci putih, sapaan beliau juga cukup melekat; "Pak Kyai". Jika ditambahkan nama depannya jadinya "Pak Kyai Suardi" disingkat PKS. Pak Kyai adalah Ketua DPD PKS Luwu Timur sekaligus Anggota Legislatif DPRD Luwu Timur. Luar biasanya, beliau sudah empat periode di tingkat Kabupaten. Infonya akan maju ke DPRD Provinsi.
Nama lengkap beliau K.H. Suardi Ismail, S. Fil.I.,M.Si. Gelar S.Fil. I. adalah Sarjana Filsafat Islam dari Institut Agama Islam As'adiyah, Sengkang. Sedang M.Si. adalah Master Administrasi Pemerintahan Daerah, Universitas Indonesia Timur. Pimpinan Pondok Pesantren Ittihadul Ummah, Ussu, yang berdiri sejak tahun 2005. Pesantren yang tak jauh dari titik keramaian Kota Malili, Ibukota Kabupaten Luwu Timur.
Pak Kyai juga mendirikan panti asuhan. Mengasuh anak yatim, piatu, yatim piatu dan anak tidak mampu. Kelak pengasuhan beliau juga mencakup anak berhadapan dengan hukum (ABH). Desember 2022 lalu, Pak Kyai mendapatkan penghargaan dari Forum Nasional Lembaga Kesejahteraan Anak atas kepedulian dan jiwa sosial terhadap anak yatim.
Kita doakan, Pak Kyai sehat-sehat mengemban amanah ummat.
~
Azwar Tahir
Reli PKS Sulsel


0 Komentar