Cerita Mbah Sup yang Hobi Senam Bareng PKS




Oleh: Juli Al Khansa 


Launching Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Nusa Indah di Cepitan, Nanggulan, Kulon Progo beberapa bulan lalu berjalan dengan lancar. Namun untuk agenda selanjutnya tentu mengalami banyak kendala.


Sehingga pengurus RKI terus memutar otak bagaimana caranya agar acara dikemas dengan menarik, sehingga menumbuhkan ketertarikan tersendiri di hati peserta.


Waktu, materi, dana, konsumsi tentu menjadi bahan pertimbangan tersendiri. Bukanlah perkara mudah, karena RKI dituntut untuk mandiri. Sedangkan kultur, kondisi ekonomi dan kemampuan daerah satu dengan lainnya tidaklah sama.


Singkat cerita, sang pengurus ini mencari aman dan praktisnya saja. Ia lanjutkan kegiatan RKI itu dengan senam rutin seminggu sekali, setiap hari Sabtu jam 07.00 di halaman masjid Al-Ikhlas. 


Senam yang diinstrukturi oleh mbak Juli ini mendapat tempat tersendiri di hati si mbah-si mbah. Banyak yang mendapatkan manfaat dari senam itu. Akhirnya instruktur pun fokus pada senam lansia.


Diawali dengan senam refleksi, pemanasan, Senam Go PKS, senam kreasi (Tak Ingin Sendiri, Teluk Bayur, Tiada Lagi), berlanjut senam Darah tinggi, kolesterol, asam urat.


"Senamnya enak diikuti. Gerakan pelan, tapi berkeringat. Saya suka sekali. Apalagi senam darah tinggi, kolesterol dan asam uratnya." Tutur mbah Sup yang berusia 67 tahun. 


Mbah Sup ini sering kali minta senam kreasi Tak Ingin Sendiri hingga 2x dalam sekali pertemuan. Instruktur sengaja membuat kreasi berasa nostalgia, agar peserta lebih menikmati gerakan senam sambil bernyanyi.


Rangkaian senam ini berjalan lancar, dengan riuh teriakan semangat si mbah dan ibu-ibu yang luar biasa. Semoga RKI Nusa Indah di Cepitan ini selalu jaya, peserta pun menjadi bugar sepanjang usia.

Posting Komentar

0 Komentar