Nobar Maroko vs Portugal di Sela Konsolidasi PKS Sulsel



Oleh: Adi Surahman 

Reli PKS Luwu Timur


Dibuka oleh Ketua DPW PKS Sulsel, M. Amri Arsyid, Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) PKS Sulawesi Selatan berlangsung tanggal 10 - 11 Desember 2022, bertempat di Hotel Dalton Makassar. Konsolidasi yang penuh dengan aura kemenangan menyambut tahun politik 2024. Dihadiri seluruh pimpinan di tingkat daerah se-Sulawesi Selatan, para struktur DPW bergantian menyampaikan election update skala nasional hingga lokal khususnya posisi PKS saat ini. Tak ayal pekikan takbir dan merdeka berulang kali menggema di aula.


Kabar hasil survei dari Lembaga Survei Indonesia Denny JA yang menempatkan PKS pada posisi 4 besar, tak membuat kami terlena. Justru membuat semakin terpacu, bekerja lebih keras mencapai target-target yang telah dicanangkan. 


Agenda berlanjut hingga malam. Diwarnai dengan kritik, saran dan masukan dari para peserta. Dinamika itulah yang membuat suasana semakin asyik. Semua punya kesempatan yang sama untuk menyampaikan gagasan dan direspon sangat baik oleh pimpinan di tingkat DPW.


Di sela-sela keseruan Rapimwil ada satu agenda yang tidak masuk dalam susunan acara namun ramai dibicarakan dalam ruangan yaitu laga Piala Dunia antara Maroko vs Portugal yang memperebutkan tiket semi final menyusul Kroasia dan Argentina.


Kasak-kusuk malam itu akan nobar sampai ke telinga panitia dan jajaran pimpinan DPW. Hingga akhirnya MC menyampaikan sesaat setelah menutup acara di hari pertama bahwa akan ada Nobar Maroko vs Portugal di Lounge VIP yang sudah dibooking untuk para peserta Rapimwil. Hore...!!!


Setiap ada peluang yang diciptakan oleh para pemain Maroko, teriakan menggema seisi ruangan. Hingga akhirnya di menit ke 42, Youssef En Nesyri, lewat lompatan dan sundulan spektakulernya, berhasil membawa Maroko unggul hingga peluit akhir babak pertama. 


Babak kedua tak kalah heboh. Masa bangku cadangan CR 7 berakhir. Kini sang bintang masuk gelanggang. Portugal terus bekerja mencari celah untuk membobol gawang Yassine Bounou. Sebagaimana Hakimi dan kawan-kawan juga tak henti bertahan dari gempuran serangan. Mendekati menit ke 90, jantung serasa berhenti menunggu Maroko berhasil menuntaskan misinya. Ada 8 menit tambahan waktu. Harus ekstra hati-hati. Karena kebobolan berarti harus beradu di perpanjangan waktu. Tantangan semakin keras kala Chiddera harus keluar lapangan akibat kartu merah. Dengan hanya 10 pemain di tengah gempuran CR 7 dan kawan-kawan, suasana semakin menegangkan.  Namun, sampai waktu habis tak ada gol tercipta. Alhamdulillah, skor 1: 0 bertahan hingga peluit akhir pertandingan. Maroko mencetak sejarah. Sebagai negara Muslim juga Afrika pertama yang tembus Semi Final. Barakallah Maroko!


Semoga keberhasilan  Maroko tembus 4 besar Piala Dunia tidak melenakan. Pun begitu dengan PKS yang masuk 4 besar Survei LSI Denny JA. Mari memetik inspirasi dari kerendahan En Nesyri, yang melompat begitu tinggi untuk kemudian merendahkan diri lewat sujud pada Dzat Yang Maha Tinggi. 


~



Posting Komentar

0 Komentar