Lomba Baca Kitab Kuning PKS, Menurut Warga As'adiyah Kabupaten Wajo



Sebanyak 16 peserta mengikuti Babak Penyisihan Lomba Baca Kitab Kuning Fathul Mu’in VI yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Wajo. Mereka berkompetisi untuk memperebutkan tiket menuju tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Menurut Ketua Panitia, Drs. Andi Jollo Hafis, kegiatan ini untuk pertama kalinya dilaksanakan di Kabupaten Wajo. 


Acara yang digelar dalam rangka Hari Santri ini, dilaksanakan di Ruang Aspirasi DPRD Kabupaten Wajo. Para peserta merupakan santri dari Pondok Pesantren As’adiyah Pusat Sengkang jenjang Ma’had Aliy dan Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Ulya atau setingkat Madrasah Aliyah atau SMA. Mereka hadir di tempat acara dengan tetap menjaga protokol kesehatan. Di antara mereka terlihat serius mencermati kitabnya bersama ustadz pendampingnya. Sebelum tiba giliran untuk tampil, Ketua DPD PKS Kabupaten Wajo, sekaligus Anggota DPRD Wajo, H. Agustan Ranreng, S. Ag. dalam sambutan pembukaannya menyampaikan dan berharap suatu saat para pejabat di negeri ini adalah orang-orang yang bisa membaca kitab kuning teriring harapan agar mereka tidak akan membuat keputusan yang merugikan rakyat. 


“Menang jangan menjadi alasan untuk besar kepala dan kalah jangan membuat peserta berkecil hati. Ilmu kita di hadapan Allah tentulah masih sangat sedikit. Kalah ataupun menang, kalian punya peluang untuk menjadi ulama. Ulama itu pewaris nabi. Jauh lebih mulia dari anggota dewan atau profesi apapun di dunia ini,” tutur beliau.


Agustan Ranreng melanjutkan bahwa Lomba Baca Kitab Kuning ini digelar agar menjadi wadah para milenial dan santri yang mencintai ilmu yang diwariskan ulama yang salah satunya adalah kitab kuning. Sementara itu pendamping peserta menyampaikan sangat salut atas kegiatan yang dilaksanakan oleh DPD PKS Wajo karena bisa menjadi ajang uji kemampuan bagi santri As’adiyah dan pondok pesantren lainnya yang ada di Kabupaten  Wajo. Lebih jauh, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat positif dan disambut baik oleh kalangan santri. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya santri yang berminat untuk mengikuti lomba ini. Beliau juga berharap agar panitia melakukan sosialisasi yang lebih massif lagi agar gaung kegiatan ini terdengar di seluruh Wajo.


Salah satu Pembina Pondok Pesantren As’adiyah, Gurutta Al-Hafidz H. Abdul Wais Ahmad, S.H.I., M.H.I. mengatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan oleh DPD PKS Kabupaten Wajo ini membuktikan bahwa PKS adalah partai yang sangat memperhatikan pembangunan sumber daya manusia, terutama di Wajo. Beliau juga berharap agar kegiatan ini rutin dilaksanakan tiap tahun. Hal ini juga membuktikan bahwa PKS dekat dan disukai oleh kalangan santri terutama santri milenial.


Sebagai bentuk apresiasi bagi peserta, maka panitia memberikan hadiah bagi para juara berupa uang tunai dengan rincian:


- Juara I Rp. 2.000.000 

- Juara II Rp. 1.500.000

- Juara III Rp. 1.000.000

- Juara Harapan I Rp. 700.000 

- Juara Harapan II Rp. 500.000 

- Juara Harapan III Rp. 300.000

Posting Komentar

0 Komentar