Sedikit Cerita Relawan PKS Kabupaten Bekasi di Cianjur



Oleh: Langlang Buana

Relawan PKS Kabupaten Bekasi 


Gak terasa sudah 4 hari terjun ke lokasi musibah gempa bumi Cianjur, berangkat dengan 4 orang Relawan PKS Kabupaten Bekasi. Sampai Cianjur langsung menuju Posko induk DPD PKS. 


Kami siap menunggu instruksi dimanapun akan ditempatkan. Sambil menunggu, kami berkumpul dengan rekan-rekan Relawan PKS dari beragam daerah di luar Jawa Barat. 


Ada relawan PKS dari Lampung, Palu, Wonogiri, Purbalingga, Banyumas dan Purwokerto. Semuanya duduk saling bertukar cerita suka dan duka turun ke lokasi bencana alam. 


Ada kisah tentang membantu korban bencana, tetapi yang dibantu mukanya asem. 😁, tapi Insyaallah apapun reaksi masyarakat yang dibantu, Relawan PKS tetap menghadapi nya  dengan adem ayem. Seperti slogan kami sejak 2012, Apapun Yang Terjadi Kami Tetap Melayani #AYTKTM.


Setiap selesai kegiatan kami  selalu melaporkan temuan atau kejadian di lapangan. Nah di hari ketiga, kami ditugaskan ke rumah salah satu anggota PKS yang terkena dampak berat.  Rumahnya 90% hancur,  yakni ketua BPU DPD PKS Cianjur Ustadz Efrizal. 


Berawal dari instruksi komandan  posko, kami diminta fokus evakuasi barang-barang berharganya. Sampai di rumahnya, kami langsung berhadapan dengan wajah yang tetap ceria dan tidak ada tampak wajah sedih menghadapi musibah tersebut. Baru saja sebentar melakukan evakuasi di rumah beliau, malah beliau menyuruh kami membantu tetangganya yang sama-sama terkena musibah namun tidak terlalu parah. Memang di kompleknya hampir 90 persen rusak/roboh.


Alhamdulillah empat rumah yang bisa dibersihkan hari itu.  Akhirnya timbul perasaan, kok kenapa mereka gak memakai tenaga orang luar ya? Padahal kalau dari segi finansial pasti mampu karena komplek rumahnya bagus-bagus. 


Kenapa mereka percaya sama Relawan PKS, yang notabene gak kenal. Satu persatu rumah yang dibersihkan termasuk ruang privasinya (kamar sang jenderal) banyak sekali perhiasan (hp dan alat elektronik lainnya). Di sana memang terkenal komplek pejabat. Ada dua kapolsek di komplek tersebut. Sungguh luar biasa kepercayaan yang diberikan kepada Relawan PKS. 


Kita pun Relawan PKS menolak imbalan apapun yang diberikan oleh mereka. Cukup Nasi Padang dan air mineral.


Semoga rekan-rekan Relawan PKS tetap memberikan pelayanan. Semoga menjadi amal mulia di sisi Allah karena meninggalkan anak istri walau berat di awal.  Berbahagia lah karena diberikan kelapangan waktu dan tenaga. Karena gak semua peluang amal diberikan kepada hambaNya.

Posting Komentar

0 Komentar