TOP ISSUES, KAMIS 19 AGUSTUS 2022
1. MESIN CUCI DOSA MASA LALU
Pembentukan Tim Penyelesaian Non Yudisial Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu diramu sepekan yang lalu. Diklaim telah diteken Jokowi, keputusan presiden yang memayungi tim ini dipersoalkan landasan hukumnya. Selama penyelesaian di luar pengendalian juga dikhawatirkan hanya menjadi jalan mencuci dosa pelanggar HAM. KORAN TEMPO. HEADLINE
2. MODAL CEKAK MENGEJAR TARGET OPTIMISTIS DI 2023
Dalam RAPBN 2023, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 5,3%. Pencapaian pertumbuhan ekonomi 2023 ini dengan mengandalkan konsumsi rumah tangga yang diharapkan tumbuh 5,2%. KORAN KONTAN. HEADLINE
3. PRESIDEN: WASPADA TETAPI TIDAK OPTIMIS
Risiko gejolak ekonomi global dinilai masih tinggi sehingga Pemerintah Indonesia akan terus waspada. Perlambatan ekonomi dunia tetap berpotensi mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi domestik dalam jangka pendek. Namun, ketidakpastian global tidak boleh membuat Indonesia pesimistis. KOMPAS. HEADLINE
4. AWAN GELAP KRISIS GLOBAL KIAN NYATA
Perekonomian Indonesia memiliki tantangan yang tidak ringan dalam menghadapi kondisi ketidakpastian global yang masih tinggi pada tahun 2023. Pidato Presiden Jokowi semakin menguatkan bahwa awan gelap krisis global itu semakin nyata. PIKIRAN RAKYAT. HEADLINE
5. ATASI KRISIS ENERGI DAN KRISIS GLOBAL
Lonjakan harga energi dunia yang tak karuan bikin APBN jebol. Pengaruh konflik politik Rusia-Ukraina, tantangan ekonomi global dan pandemi covid 19 juga menjadi tantangan tersendiri. Harga minyak mentah Indonesia (ICP) rata-rata bulan Juli 2022 masih sebesar 106,73 dollar AS per barel. Harga minyak dunia masih tinggi tersebut menyebabkan subsidi dan kompensasi BBM, LPG dan listrik dalam APBN membengkak hingga lebih 500 trilliun. RAKYAT MERDEKA. HEADLINE
Dikompilasi oleh Departemen Riset Dan Monitoring Media Bidang Humas DPP PKS.


0 Komentar