Oleh: Uryan Riana
Refleksi kemerdekaan kali ini seperti kelihatan bahwa bangsa dan negara ini dalam keadaan prima.
Tidak tampak kekacauan seperti di negara-negara lain yang terjadi perang saudara, pemberontakan dimana-mana, perampokan, pemerkosaan, pencurian individu dan negara, korupsi, pembunuhan para pejabat dan lain-lain.
Negara ini dalam keadaan baik-baik saja, pemerintahnya mengayomi rakyatnya, dekat dengan ulama, pertumbuhan ekonomi meroket, lapangan kerja tampak terbuka lebar buat rakyat, industri maju pesat, utang negara juga hampir lunas, mobil nasional juga sudah diproduksi, negara ini semakin di dihargai dan dihormati di kancah regional dan internasional.
Penanganan pandemi Covid 19 cepat dan hebat. Persentase jumlah korban sangat sedikit yang terpapar dibandingkan dengan jumlah penduduk yang ratusan juta ini.
Cadangan devisa, kekayaan alam, bumi, laut dan gunung-gunung emas sudah diakuisisi negara untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.
Para pelajar dan mahasiswa diakomodir, diajak diskusi bahkan mendapatkan beasiswa untuk kemajuan bangsa.
Rakyat miskin dan para pengangguran dilindungi dan disejahterakan lewat bantuan-bantuan langsung dari pemerintah.
Para petani diajarkan bagaimana cara bercocok tanam yang baik dan menghasilkan produksi panen yang melimpah berdasarkan hasil riset negara dan laboratorium kampus.
Teknologi tinggi, teknologi informasi, mesin-mesin, kecerdasan buatan, drone, pesawat tempur, kereta cepat, mobil hibrida, mobil listrik dan semua kemajuan hasil anak bangsa ditampilkan.
Pejabat negara, TNI, Polri dan ASN sejahtera sudah tidak tertarik lagi dengan korupsi dan kolusi. Mereka mengabdi demi bangsa dan negara.
Rakyat bebas menyuarakan pendapat, mengkritik konstruktif demi kemajuan, tidak dilaporkan dan ditangkap karena ketersinggungan atau apapun jenisnya.
Rakyat gegap gempita bahwa hari kemerdekaan saat ini betul-betul apa yang diharapkan, tidak ada pencitraan. Semuanya sesuai dengan cita-cita para pendiri bangsa ini.
Semoga mimpi ini terlaksana. Diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya...
Merdeka.....!
76 tahun Indonesia Merdeka!
#
Penulis lahir dan besar di Rengasdengklok, kota kecil di Kabupaten Karawang, tempat para pemuda mengasingkan Bung Karno dan Bung Hatta, 76 tahun yang lalu. 16 Agustus 1945.
Kini penulis berkhidmat di Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bekasi dan sedang menjalankan amanah sebagai ketua fraksi PKS di DPRD Kabupaten Bekasi.


0 Komentar