Oleh: Anunk Salsabielafauziyah
Aku kenal beberapa anggota Partai Keadilan Sejahtera di Bantul Yogyakarta. Masing- masing mereka mempunyai kekhasan sendiri-sendiri. Tetapi yang saya tahu mereka itu orangnya tulus-tulus dan kompak. Padahal nih, jelas-jelas mereka enggak dibayar oleh partai. Kurang kerjaan, mungkin itu yang akan disematkan pada mereka bagi yang belum mengenal lebih dekat lantaran mau-maunya ngurus partai padahal tidak dapat gaji.
2019. Entah bulan apa, yang jelas menjelang Pemilu. Pada hari itu saat jadwal kampanye jatuh untuk PKS, PKS Bantul mengadakan flashmob menarik. Ya, kampanye dengan santun tanpa harus mengganggu ketertiban umum digelar di perempatan Klodran. Jam 6 pagi mereka sudah pada kumpul, ibu-ibu membawa rontek bapak-bapakkpun tak ketinggalan memberikan selebaran-selebaran (alat peraga kampanye )tentang PKS
Ada yang menarik saat itu. Selain duet MC yang heroik , tiba-tiba muncul laki-laki berdandan Semar, Gareng dan Petruk di lokasi flashmob. Sang MC terpana, haaah, segitu all outnya mereka. Mukanya yang dimake over menjadi lucu jika dilihat. Belum tingkah mereka yang menyapa pengguna jalan. Waah, memukau. Kok mau-maunya ya😅
Semar, Gareng , dan Petruk adalah bagian dari pengorbanan mereka, mengenalkan budaya sekaligus mengedukasi masyarakat bagaimana berkampanye simpatik. Anehnya, mereka tidak dibayar pula.
Aku semakin simpatik dengan Partai Keadilan Sejahtera.
#anakbangsamenulis
#10haribersamaReLi
#ReLiDIY


0 Komentar