Top Ad unit 728 × 90

Jangan Foto di Depan Spanduk PKS


"Jangan berfoto di depan spanduk PKS , nanti dikira berpolitik," sejenak aku terdiam baca sms masuk teguran dari seseorang . Kesal.
Aku mau jelaskan ya kondisi sebenernya dan apa yang aku rasakan . Tapi yang jelas aku gak mau di atur atur orang , mau aku foto pakai spanduk PKS , PBB , PKK , PPKN , yang jelas siapa yang aku percaya bisa bantu aku ber amal dan amanah , juga mau jemputin aku dan nemani aku ke sana kemari langsung pada korban gempa , itu yang aku percaya.
Aku akan berfoto dengan spanduk PKS sepanjang hidupku , kalau perlu .( Saking gemesnya ).
Pikir deh ;
Satu posko itu isinya satu kampung ( anak anak , ibu , ayah dan kakek nenek ), belum kucing dan ayam serta burung yang di bawa , nah sekali makan tuh 6 juta minimal , tiga kali makan 18 juta . Itu baru sehari ,dan khan gak mungkin makan sehari besoknya enggak . Itu baru satu posko , coba hitung kalau 10 posko , dan kabarnya PKS baru buka 3 posko lagi hari ini , karena warga dekat pantai pada naik ke atas bukit menghindari tsunami . Mereka sudah gak percaya dengan BKMG setelah gempa yang 7 SR lalu itu .
Dan yang ngurusin semua sejak buka posko sampai nyari uang dan bahan makanan , nganterin bahan makanan , bensinnya , keperluan dapur , pengadaan kompor tuh siapa ??
Datang dari langit ?
Yaa , PKS laa . relawan PKS yang notabene korban gempa juga .
Di mana mereka juga punya keluarga yang terpaksa ditinggalkan untuk ngurusin orang lain .
Bahkan , ketua DPD PKS Lombok Timur , tidurnya di hutan karena khawatir rumahnya retak semua kena gempa , harusnya ketika ada tempat ngungsi yang paling layak dan tenda paling nyaman , terpal paling tebal itu untuk beliau , tapi ini enggak , semuanya untuk rakyat .
Aku lihat sendiri , ketika bagi bagi makanan , relawan PKS makan paling belakang , sampai aku ngumpetin satu piring karena khawatir ada yang gak kebagian , bener juga ~ setelah ratusan warga n anak anak makan dan sudah mulai sepi , relawan PKS baru pada makan , dan sisa satu piring aku kasih pada yang terakhir ngantri , tapi aku nelongso , ketika semua sudah habis , meja sudah dibersihkan ada satu orang yang menghampiri meja dan dia adalah orang terakhir dari yang terakhirrr makan nasi dengan kuah gulai saja . Dan dari rompinya , aku tahu beliau adalah relawan PKS . Makan di pojokan dengan tenang ,gak komplain.
Aku juga gak nemu tuh Posko bertulisan spanduk spanduk PKS atau tulisan pilih no 8, atau apalah , semua plain saja. Kerja dengan diam , ikhlas dan serius ..
Yang jelas , aku ke sini biaya sendiri kok , ada sih titipan sedikit dari orgtua murid , teman , guru, mertua , tapi sebagian besar bukan titipan orang , jadi aku bebaslah mau foto pakai spanduk siapa saja. Gak pakai spanduk juga bebas .
Yang jelas kalau gak ada Posko PKS aku gak tahu mau ngsih ke siapa , setiap donatur itu pasti ingin apa yang disumbangkannya itu nyampe dengan tenang dan sampai pada tujuan dan sesuai dengan apa yang diniatkan . Yaa aku cari yang trust ebel laa ..
Yang bisa dipercaya dan bisa diandalkan dan bisa kontinuitas .
Tahu gak kerja relawan / kader PKS tuh ngapain aja ? ; buka posko , beli perlengkapan , menyediakan terpal , tenda dll , buka lahan , bersih 2 , bantu beresin rumah , healing anak anak , tauisiyah , mimpin sholat , buka lahan untuk sholat jum'at ( karena pada umumnya takut sholat di dalam masjid - khawatir reruntuhan ), mencari dana , mendistribusikan ,, jaga keamanan , ngatur warga ..,
Lucuu ~ ini persis kayak pemerintahan kecil di kampung kecil dengan tenda kecil kecil .
Sampai aku bingung ketika dapat sms , Bu Fifi daerah ini dan itu belum disentuh oleh PKS ..
Di situ aku jadi bingung. Kok jadi PKS yg di cari cari ? , tapi aku diam saja n berfikir berarti ..~ itu nunjukin PKS di percaya warga .
@ curhat di lapangan .
@ Gak bela siapa siapa .
@ Pandangan mata sendiri .
@ True story banget .
@ Suka suka sayalahh mau foto pakai latar belakang siapa .
~ " Trimkasih buat kader PKS di Lombok , from the depth of my heart.
# Ma'af , status ini tidak mengandung promosi .
Jangan Foto di Depan Spanduk PKS Reviewed by Penduduk Desa on 7:07 PM Rating: 5

2 comments:

  1. Peduli tanpa pamrih itulah yg hilang di negeri ini. Brovo PKS, Semoga Allah SWT memberikan balasan yg lebih baik seduas janjiNya. Semangat terus... Pantang kendur walaupun anjing menggonggong.

    ReplyDelete

Copyright © 2018. Blog PKS. All Rights Reserved
Blog ini dikelola oleh Relawan Literasi - Humas PKS

.

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.