Top Ad unit 728 × 90

Ibu Indonesia Harus Tahu Jati Diri Indonesia



Oleh Ustadz Cahyadi Takariawan

Tulisanku ini bukan puisi. Ini hanya ekspresi rasa hati. Ekspresi cinta negeri. Ekspresi keyakinan NKRI harga mati.
Ibu Indonesia harus tahu jati diri bangsa Indonesia. Harus tahu sejarah kemerdekaan Indonesia. Harus tahu spirit para pendiri negara Indonesia. Harus tahu Wawasan Nusantara.
Indonesia itu berdasar Pancasila, memiliki sesanti Bhinneka Tunggal Ika. Indonesia itu mengakui dan melindungi keyakinan beragama.
Syari'at Islam adalah keyakinan beragama. Dirawat dan dilindungi oleh Pancasila dan sesanti Bhinneka Tunggal Ika. Jangan ada yang mempersoalkannya. Ibu Indonesia harus menghormati keyakinan yang berbeda.
Cadar adalah bagian keyakinan beragama. Dirawat dan dilindungi oleh Pancasila dan sesanti Bhinneka Tunggal Ika. Jangan ada yang mempersoalkannya. Ibu Indonesia harus menghormati keyakinan yang berbeda.
Kain penutup tubuh adalah bagian keyakinan beragama. Dirawat dan dilindungi oleh Pancasila dan sesanti Bhinneka Tunggal Ika. Jangan ada yang mempersoalkannya. Ibu Indonesia harus menghormati keyakinan yang berbeda.
Suara takbir seperti yang dikumandangkan keras saat adzan, adalah gemuruh dan gelora semangat melawan penjajah di zaman kemerdekaan. Bagaimana mungkin sekarang dipersoalkan.
Adzan adalah panggilan Tuhan untuk hamba yang beriman. Dirawat dan dilindungi oleh Pancasila dan sesanti Bhinneka Tunggal Ika. Jangan ada yang mempersoalkannya. Ibu Indonesia harus menghormati keyakinan yang berbeda.
Tulisan ini memang bukan puisi. Ini hanya ekspresi rasa hati. Ekspresi cinta negeri. Ekspresi keyakinan NKRI harga mati.
Puisi Ibu Indonesia telah menggugah kembali kesadaran dan pembelaan terhadap agama mulia yang kerap dicela. Semua pihak tersentak dan bangkit. Membela dengan berbagai cara.
Sungguh kami tidak pernah rela agama kami dinista. Terlebih lagi di bumi Indonesia yang berdasar Pancasila dan menjunjung sesanti Bhinneka Tunggal Ika.
Ibu Indonesia Harus Tahu Jati Diri Indonesia Reviewed by Penduduk Desa on 12:46 AM Rating: 5

No comments:

Copyright © 2018. Blog PKS. All Rights Reserved
Blog ini dikelola oleh Relawan Literasi - Humas PKS

.

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.