Header Ads

Sholat Hajat , Waktu, Niat, Tata Cara , Doa dan Keutamaannya



Rasulullah sholallahu alaihi wasallam bersabda : “Barang siapa memiliki hajat dari Allah subhanahu wata’ala atau dari seorang manusia, maka hendaklah ia berwudhu dengan sebaik-baiknya lalu mengerjakan sholat dua rakaat.” HR. Tirmidzi.

Sholat hajat adalah sholat yang didirikan karena memiliki sebuah hajat atau keinginan tertentu untuk mengharap pertolongan dan kemudahan dari Allah. Mulai dari keinginan disegerakan bertemu jodoh, atau bahkan meminta dibebaskan dari berbagai masalah dan keinginan-keinginan lainnya.

Sholat hajat hendaknya dilakukan secara ikhlas serta berpasrah diri dengan segala ketentuan yang Allah berikan.

Allah telah menjanjikan kepada hamba-Nya, barang siapa yang berdoa kepada-Nya maka akan Allah kabulkan. Hal itu dijelaskan dalam firman Allah, surat Al Baqarah ayat 186,
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat.

Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”

Sholat sendiri memiliki definisi secara bahasa yaitu doa. Dengan demikian sholat hajat menjadi sarana doa untuk meminta kepada Allah yang Maha Kuasa.

Waktu Untuk Mengerjakan Sholat Hajat

Sholat hajat boleh dilakukan siang hari atau malam, asalkan bukan pada waktu-waktu terlarang untuk sholat. Akan tetapi waktu yang paling baik adalah sepertiga malam yang terakhir atau waktu yang biasa digunakan untuk mendirikan sholat tahajud.

Tata Cara Sholat Hajat


Tentu yang paling pertama dilakukan sebelum mendirikan sholat hajat adalah niat. Adapun niat sholat hajat adalah sebagai berikut :
أصلي سنة الحاجة ركعتين لله تعالي
Artinya : “Aku berniat sholat sunnah hajat dua rakaat karena Allah ta’ala”

Lalu dilanjutkan dengan tata cara sholat seperti biasanya. Dianjurkan membaca surat Al Kafirun pada rakaat pertama dan surat Al Ikhlas pada rakaat kedua.

Setelah salam pada sholat hajat, hendaklah beristighfar atau memohon ampunan kepada Allah dengan keikhlasan dan kepasrahan hati. Lalu dilanjutkan dengan membaca sholawat kepada Nabi Muhammad shollallahu alaihi wasallam.

Kemudian setelah membaca istighfar dan sholawat, dilanjutkan dengan membaca doa sholat hajat.

Doa sholat hajat


Berikut adalah doa sholat hajat :

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ الْحَلِيْمُ الْكَرِيْمُ سُبْحَانَ اللهِ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. اَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ وَالْغَنِيْمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ وَالسَّلاَمَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ لاَتَدَعْ لَنَا ذَنْبًا إِلاَّ غَفَرْتَهُ وَلاَ هَمًّا إِلاَّ فَرَّجْتَهُ وَلاَ حَاجَةً هِىَ لَكَ رِضَا إِلاَّ قَضَيْتَهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Artinya :
“Tidak ada Tuhan melainkan Allah Yang Maha Lembut dan Maha Penyantun. Maha Suci Allah, Tuhan pemelihara Arsy yang Maha Agung. Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. Kepada-Mu-lah aku memohon sesuatu yang mewajibkan rahmat-Mu, dan sesuatu yang mendatangkan ampunan-Mu dan memperoleh keuntungan pada tiap-tiap dosa. Janganlah Engkau biarkan dosa daripada diriku, melainkan Engkau ampuni dan tidak ada sesuatu kepentingan, melainkan Engkau beri jalan keluar, dan tidak pula sesuatu hajat yang mendapat kerelaan-Mu, melainkan Engkau kabulkan. Wahai Tuhan Yang Paling Pengasih dan Penyayang.”

Keutamaan Sholat Hajat


Dalam setiap ibadah tentu memiliki keutamaan masing-masing. Begitu juga dengan sholat hajat. Sholat hajat membuktikan bahwa seorang manusia bukanlah apa-apa tanpa Rabb nya. Seorang manusia tak memiliki daya apapun melainkan atas kehendak Allah subhanahu wata'ala. Sholat hajat akan menyadarkan manusia, bahwasanya hanya Allah lah satu-satunya penolong yang berhak disembah. Dengan demikian, keimanan serta kesyukuran seorang manusia akan bertambah dengan melaksanakan sholat hajat.

Wallahu a'lam.

No comments:

Powered by Blogger.