Oleh: Novita Ratna A
Kadiv BPKK DPD PKS Surabaya
Surabaya (7/12/2023) - Puluhan penggerak Rumah Keluarga Indonesia (RKI) PKS Surabaya mendatangi Gedung DPRD Kota Surabaya dalam rangka Tour Parlemen yang langsung disambut oleh pimpinan Fraksi PKS Surabaya Reni Astuti.
Penggerak RKI yang hadir adalah perwakilan dari 144 titik RKI yang tersebar di 31 Kecamatan di Surabaya.
Nampak pula rombongan dari penggerak RKI Dapil 5 yang dikomandoi oleh Mufatiroh datang menyewa angkutan umum untuk menyambut undangan tour wisata kali ini. Antusias berangkat pagi dan tiba di lokasi paling awal dari Tambak Mayor Kecamatan Asemrowo Surabaya Barat.
"Istimewa kali ini bisa bersama seluruh penggerak RKI PKS Surabaya dalam ruangan gedung dewan dan bisa merasakan bagaimana duduk di kursi dewan," ungkap Wiwik Kadarwati penggerak RKI dari Kecamatan Tandes.
Reni Astuti menyampaikan terimakasih atas kunjungan dari penggerak RKI, dan beliau menyampaikan bahwa peran perempuan begitu penting dan lebih besar diranah masyarakat.
"Jumlah perempuan lebih besar 51 persen, partisipasi perempuan dalam pemilu juga lebih tinggi berdasarkan Pemilukada tahun 2020. Dinamika sosial di masyarakat seperti kegiatan arisan, pengajian, senam, bank sampah, KSH, kader lingkungan, semuanya adalah ibu-ibu," ujar Reni Astuti.
"Begitu besarnya kebijakan berpengaruh kepada hati perempuan. Kalau hati kita senang dan sedih itu kan bicara kebahagiaan. Negara atau pemerintah kalau mau membahagiakan ibu harus serius dalam pengentasan kemiskinan, harus serius dalam mengurus layanan kesehatan, layanan pendidikan. Karena apa yang terjadi pada anggota keluarga kita maka dampaknya pertama akan dirasakan oleh para ibu, para perempuan Surabaya khususnya," lanjut Reni Astuti dalam sambutannya untuk hadirin penggerak RKI.
"Kita harus bangga dengan RKI dengan beragam programnya. Misalnya bidang ekonomi, mengawal NIB untuk semua UMKM yang dia menjadi anggota RKI dan bisa diperluas untuk masyarakat sekitar," lanjut Reni.
Semua anggota RKI putra putrinya mendapatkan pendidikan yang berkualitas. Tidak hanya anggota RKI, tetapi juga masyarakat. RKI menjadi problem solver. Rumah solusi.
Demikian pula pada sisi pendidikan karakter, penguatan kegamaan. RKI juga mengawal serta menguatkan khususnya di Kota Surabaya.
Kita sebagai penggerak kebaikan, yang memiliki subtansi program. Memiliki interaksi terhadap lingkungan.
Semoga kita ke depan lebih kuat lagi, bermanfaat di masyarakat, serta lebih meluaskan kebermanfaatan.
Harapan dari pimpinan Dewan Reni Astuti kepada RKI adalah agar dari jumlah 144 titik RKI yang sudah ada bisa meluas lagi dan merata di seluruh kecamatan di Kota Surabaya.
"RKI perlu membantu pemerintah kota Surabaya. Ada PKK, ada Dharma Wanita ini harus berjalan bersama berkolaborasi. Mereka juga memiliki Pokja-Pokja. Tingkat RW sampai RT dan Dawis (Dasa Wisma)," pesan Reni Astuti yang sudah 15 tahun menjadi anggota Dewan Fraksi PKS.
Dalam sesi terakhir sambutan Reni Astuti pada acara Tour Parlemen kali ini Reni menegaskan bahwa RKI adalah kolaborator, bukan meniadakan yang lain. Lembaga yang memiliki perhatian yang sama.
"Semoga RKI menjamur ke seluruh kota Surabaya," pungkas Reni Astuti.
Usai sambutan, acara juga dilanjutkan dengan sharing dari penggerak RKI yang hadir. Beragam cerita disampaikan mulai dari aktivasi kegiatan RKI, kemudian bagaimana perjuangan penggerak RKI tetap ada di saat pandemi covid-19 melanda, namun tetap kreatif menghadirkan RKI sebagai ladang kebaikan untuk terus meluaskan kebermanfaatan masyarakat Surabaya.
Keseruan acara kali ini juga ditutup dengan berswa foto bersama Reni Astuti di gedung dewan DPRD Kota Surabaya, kemudian dilanjutkan wisata Alun-Alun Surabaya.***
0 Komentar