Nur Amalia, Banjir dan Tunanetra Manado yang Kehilangan Al Qur'an Braile

 

Foto: Nur Amalia DPRD Manado

Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Manado Sulawesi Utara, Nur Amalia berbagi cerita saat membantu korban banjir. Ia yang memang menyukai kegiatan kemanusiaan tak kenal lelah beberapa hari ini turun ke lapangan. 


Cerita Nur Amalia, Anggota DPRD Manado 


Lemes, sedih dengarnya πŸ’”

Sabtu, 23 Januari 2021 || 20.05


Kunjungan malam ini dari PKS saya ditugaskan  membawa makan ke posko pengungsian Paal 4.

Saya mendapat cerita sedih dari Pak Azis (Sek ITMI Sulut), bahwa Pak Basri salah satu tuna netra yang rumahnya jadi sekretariat BT Tunanetra Al Muttaqin Manado habis tertutup longsor πŸ˜”


Katanya Allah masih panjangkan usianya, karena biasanya mereka tidur di kamar belakang.


Dan entah mengapa saat itu mereka tidur di ruang depan. 


Longsor menyapu bersih ruangan kamar belakang. 


Allahu Akbar


Saya pribadi beberapa kali mengisi kajian ditempat itu.  Jadi lah saya bisa membayangkan bagaimana mereka suami istri yang buta harus bergegas melarikan diri turun dari ketinggian tanpa melihat disertai perasaan kaget dan takut πŸ’”


Allah, irhamna Rabbi 😒😒


Tinggi sahabat, tempat itu tinggi. Saya tiap naik ke sana lumayan berhati hati. 


Teringatlah saya beberapa tahun lalu saya ikut bersedih sekali ketika banjir 2014 atau 2016 sehari setelah mereka dapatkan kiriman bantuan lemari buku untuk Qur'an Braile mereka, dan pun Qur'an itu susah didapat dan itu jadi hadiah donatur. 


Malam itu Pak Azis telepon mengabari mereka telah mengungsi ke gunung, DAN BELIAU DENGAN SUARA SANGAT SEDIH MEMINTA MAAF KARENA TAK BISA MENYELAMATKAN LEMARI BARU MEREKA, BESERTA AL QUR'AN nya πŸ˜’πŸ’”


Saya katakan tak masalah Pak Azis, cukup Pak Azis dan semua kawan tuna netra berhasil selamat mengungsi naik gunung saja tanpa mata yang tak bisa melihat sungguh saya sangat bersyukur. Jangan pikirkan lemari dan Qur'an itu. 


Sahabat Tunanetra saya, Pak Basri, Pak Mucklis Sampara-Paputungan,  Pak Larahi Obi, Pak Boycke Agusany Onsent dan semuanya sehat selalu ya. 


Selalu siaga di musim ini, jaga kesehatan dan berhati hati selalu. 


Mengapa saya menyukai lelahnya di kemanusiaan, karena berinteraksi dengan kalian sungguh mengasah hati ini untuk tak mencintai dunia ini berlebihan. 


Terimakasih sudah 6 tahun kita bersaudara, maaf belum bisa memenuhi semua curhatan susahnya kalian πŸ’” 

Semoga Allah mampukan saya menemukan jalan untuk memenuhinya. 


πŸ’šπŸ’›πŸ’šπŸ’›πŸ’šπŸ’›πŸ’šπŸ’›πŸ’šπŸ’›πŸ’šπŸ’›


Nur Amalia


#PKSmelayaniRakyat

#SepenuhHati


Catatan: Nur Amalia baru pada tanggal 14 Desember 2020 lalu dilantik menjadi Anggota DPRD Kota Manado Sulawesi Utara. Ia menggantikan posisi Syarifudin Saafa yang telah mengundurkan diri karena pencalonannya sebagai Wakil Wali Kota Manado dalam Pilwalkot 2020.



Posting Komentar

0 Komentar